BAB I
APAKAH JOOMLA ITU :
Jadi, joomla itu adalah cms pintar, yang bisa menjadi apa saja, tergantung anda. Meskipun serba bisa, power joomla akan terlihat saat kita menggunakannya untuk content publishing system for websites.Sebagai blog jika dibandingkan dari sisi kenyamanan, lebih nyaman menggunakan wordpress daripada joomla sebagai blog engine.
APAKAH TUTORIAL ITU :
Jadi, joomla itu adalah cms pintar, yang bisa menjadi apa saja, tergantung anda. Meskipun serba bisa, power joomla akan terlihat saat kita menggunakannya untuk content publishing system for websites.Sebagai blog jika dibandingkan dari sisi kenyamanan, lebih nyaman menggunakan wordpress daripada joomla sebagai blog engine. joomla adalah salah satu CMS gratis yang sangat populer saat ini. Bahkan joomla sudah menjadi CMS pilihan beberapa situs besar dan terkenal di dunia. Joomla memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan CMS – CMS yang lain. dengan memanfaatkan plugin komponen dan plugin yang banyak tersedia secara gratis di internet, anda bisa memanfaatkan joomla sebagai toko e-commerce online yang sangat powerfull.
Bagi anda yang sudah mengenal joomla..mungkin tidak akan sulit bagi anda untuk menggunakannya, karena joomla sangatlah user friendly. Namun bagi anda yang masih belum pernah menggunakan joomla..atau bagi anda yang sudah menggunakan joomla tapi masih sedikit bingung..maka anda perlu membaca ebook yang berjudul PANDUAN MENGGUNAKAN CMS JOOMLA ini.
ebook yang berjudul panduan menggunakan cms joomla ini berisi tutorial praktis dasar – dasar bagaimana menggunakan CMS joomla. Dengan ebook tutorial dan panduan joomla ini, anda akan dibimbing bagaimana menggunakan dan memanfaatkan semua fasilitas – fasilitas yang ada di CMS Joomla
Joomla adalah salah satu Content Management System (CMS) yang sangat populer, dipakai untuk membuat website Dinamis berbasis PHP dan MySql secara cepat dan tanpa kode yang rumit. Cukup dengan menginstal dan melakukan perubahan-perubahan kecil saja.
Sekarang membuat situs web dinamis dan menarik bukan monopoli web designer atau web programmer. Siapa saja bisa memebuat web dinamis dengan Joomla. Seorang siswa, mahasiswa, guru, dosen, professional, SEMUA BISA
Apa saja yg bisa Anda lakukan dengan Joomla?
- Membuat Halaman Profile untuk perusahaan atau instansi Anda.
- Membuat Halaman berita dinamis yang bisa diupdate setiap waktu secara mudah.
- Membuat Halaman kontak dalam waktu singkat.
- Membuat buku tamu dalam waktu singkat.
- Membuat Halaman interaktif (chatting antar pengguna).
- Membuat kalender di website Anda.
- Membuat Newsletter untuk website Anda.
- Membuat katalog produk dan masih banyak lagi.
Bagaimana saya belajar Joomla ?
Disini sudah diberikan contoh penggunaan Jomla untuk website sebuah perusahaan. Anda bisa meniru, mengedit atau bahkan memakainya tanpa dikenakan biaya, karena Joomla bersifat free dan Open Source
Untuk meng-install Joomla diperlukan :
• PHP 4.2.x atau diatasnya. Website : http://www.php.net
• MYSQL 3.23.x atau diatasnya. Website : http://www.mysql.com
• Apache 1.13.19 atau diatasnya. Website : http://www.apache.org
• Browser, dapat menggunakan Internet Explorer, Netspape atau mozilla
Jika meng-install Joomla menggunakan jasa hosting (langsung online internet di hosting), didalam server host biasanya sudah terdapat PHP, MYSQL dan Apache sehingga kita tidak perlu menginstallnya lagi. Jika ingin membuat website di komputer pribadi terlebih dahulu dan bila sudah selesai baru di upload ke hosting, maka di komputer pribadi harus ter-install PHP, MYSQL dan Apache. untuk ini dapat dinstall program XAMPP, dimana didalamnya sudah terdapat PHP, MYSQL dan Apache. Joomla! Open Source atau lebih sering dikenal dengan Joomla! merupakan salah satu Content Management System (CMS) yang bersifat Open Source, ialah sebuah software gratis yang dapat digunakan untuk membuat website yang paling sederhana hingga paling kompleks sekalipun, seperti web portal. Disebut open source karena pengguna dapat memodifikasi, menghapus, maupun menambah script yang disertakan dalam software tersebut asal tetap mencantumkan hak cipta dan mentaati peraturan yang telah disepakati bersama-sama.
Software open source berbeda dengan software gratis (free use) karena software yang bersifat gratis tidak menyertakan file-file aslinya (script) dari software tersebut sehingga pengguna tidak dapat mengetahui bagaimana dan apa isi yang terkandung di dalamnya. Intinya, kode (script) dibuka untuk pengguna agar dapat dimodifikasi sendiri sesuai keinginan.
Beberapa pengertian tutorial joomla:
Apa itu Joomla?
Joomla adalah sebuah Content Management System (CMS) yang dibuat menggunakan bahasa
PHP (PHP Hypertext Processor). Sejarah munculnya Joomla adalah karena ada sedikit “konflik”
antara develop (pengembang) Mambo dengan founder (pembuat program) Mambo. Pihak
founder berkeinginan untuk membentuk sebuah perusahaan bernama Mambo Foundation, namun
para pengembang tidak setuju karena mereka beralasan bahwa jika Mambo sudah ditangani oleh
sebuah perusahaan secara otomatis Mambo akan menjadi sebuah software yang komersial.
Padalah tujuan awal dibuatnya Mambo adalah free (gratis) untuk semua orang dan siapapun boleh
menggunakan, menduplikasi, atau bahkan memoddifikasi..
Kondisi seperti ini memicu para develop yang memiliki tanggung jawab dan hati nurani kepada
user membuat mereka hengkang dari kepengurusan Mambo. Yang pada akhirnya para develop
yang tidak setuju tersebut bergabung dan menciptakan sebuah software “tandingan”
Mambo.
Maka terciptalah sebuah sofware yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama persis bernama
Joomla.
Hampir seluruh modul maupun komponen untuk Mambo dapat pula digunakan pula pada Joomla.
Meskipun program ini menggunakan bahasa php, bukan berarti harus paham seluruhnya tentang
kode php. Bagi mereka tidak memahami kode HTML, Javascript, ASP, CGI, , maupun php
tidak perlu takut untuk mempelajarinya karena meskipun tidak tahu tentang kode-kode tersebut,
orang bisa membuat sebuah web secara cepat dengan beberapa fitur yang sangat kompleks
Joomla dapat digunakan untuk membuat situs:
1. Portal
2. Komersial
Lisensi Dokumen
Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan
disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat
tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang
disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang,
kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.
3. Non-profit
4. Pribadi
Aplikasi yang beragam dapat dibuat menggunakan Joomla karena memiliki beberapa
kemampuan, diantaranya:
1. Dapat melakukan update halaman utama, halaman berita, halaman artikel, maupun halaman
arsip secara cepat.
2. Dapat melihat file Microsoft Word, Excel, dan PDF.
3. Dapat menambahkan menu baru pada main menu, other menu, maupun top menu dengan
mudah
4. Dapat mengatur weblink dengan cepat dan mudah.
5. Dapat mengatur banner (iklan).
6. Dapat mengatur FAQ (Frequently Asked Questions).
7. Dapat mengatur Newsflashes
8. Membuat arsip dan menampilkannya kembali
9. Dapat mencetak, mengirim artikel lewat email, dan membaca artikel dengan format PDF.
10. Dapat mengatur user dengan tingkat akses level yang berbeda.
11. Dapat menambah komponen, modul, dan template dari pihak ketiga (seperti: forum,
calendar, reminder, agenda, guestbook (buku tamu), shopping cart, dan sebagainya).
Desain Joomla berbeda dengan aplikasi sejenis seperti Microsoft Frontpage maupun
Macromedia Dreamweaver. Joomla sangat fleksibel, mudah digunakan, dan bentuknya
sederhana, menjadikan software ini sangat friend user karena:
1. Mudah melakukan setup/instalasi.
2. Memiliki interface administrator yang sederhana untuk mengatur isi situs (website).
3. Mudah digunakan untuk mengedit (menambah, mengubah, dan menghapus) content dan
gambar.
4. Fleksibel untuk mengatur tampilan front end.
5. Fleksibel untuk menambah komponen dan modul yang baru dari pihak ketiga.
Seperti telah diijelaskan sebelumnya bahwa Anda tidak perlu lagi mengetahui konsep pembuatan
web dengan HTML, XML maupun DHTML, cukup memasukan content dan gambar yang ingin
ditampilkan ke dalam situs. Bahkan webmaster tidak perlu memahami program FTP untuk
melakukan upload data karena Joomla sudah dapat menanganinya.
2. Prasyarat
Joomla dapat berfungsi dengan baik jika didukung oleh program aplikasi lain seperti: Apache
(sebagai web server), PHP (sebagai penterjemah kode) , dan MySQL (sebagai database). Ketiga
unsur tersebut wajib terpasang dalam komputer Anda jika ingin menjalankan Joomla . Jadi, ketika
Anda membuat situs secara offline (localhot) perlu sebuah server. Masing-masing aplikasi
memiliki fungsi yang berbeda. Buku ini tidak akan membahas tentang instalasi Apache, PHP, maupun MySQL. Silakan Anda menginstal komponen-komponen tersebut sendiri. Untuk mendonwload Apache silakan
kunjungi di httpd://apache.org, MysSQL di http://mysql.com, dan PHP di http://php.net.
Ada beberapa program yang dapat berfungsi sebagai server mini (sering disebut sebagai server
kit) yaitu Uniform Server (Uniserver), PHP Triad, Dongkrak (karya anak bangsa), dan AppServe.
Keempat program tersebut mampu menjalankan Joomla karena di dalamnya terdapat komponen
yang diperlukan Joomla. Dari sekian banyak server, penulis merekomen-dasikan Unform Server
3. Uniform Server
Uniform Server 3.2.a (Uniserver 3.2a ) merupakan sebuah program yang terdiri dari beberapa
aplikasi seperti Apache, MySQL, php, dan Perl. Program ini berfungsi seperti layaknya sebuah
server mini yang dapat menjalankan kode untuk web seperti php, Perl, CGI, maupun ASP. Seperti
kita ketahui, syarat mutlak untuk dapat disebut sebagai server adalah mampu menterjemahkan
bahasa yang dibuat dalam oleh Client us kemudian menterjemahkan dan selajutnya mengirimkan
pesan yang disampaikan ke browser seperti apa yang diinginkan oleh pembuat situs tersebut. Dan
sebuah server, umumnya harus menyediakan beberapa program penterjemah bahasa seperti yang
telah disebutkan di atas. Program Uniform Server ini mirip dengan PHPTriad maupun Dongkrak.
Proses instalasi sangat mudah dan tidak perlu diinstal ke dalam komputer. Anda cukup
meng-copy (duplikasi) ke dalam salah satu disk drive (C atau D). Selanjutnya Anda tinggal
meletakkan file instalasi Joomla ke dalam salah satu folder.
4. Instalasi Uniform Server
Anda dapat mendownload secara gratis dari internet di http://miniserver.sourceforge.net, namun
jika Anda tidak mau mendownload tak perlu khawatir, dalam buku ini disertakan pula file
program tersebut.
1. Pertama kali, klik ganda file Uniserver3_2a.exe dari CD, selanjutkan klik tombol Run,
maka akan muncul kotak dialog yang menginformasikan kepada Anda untuk memilih
drive/folder sebagai tempat file-file Uniserver (saya memilih drive D). Kemudian tunggu
beberapa saat, proses extract file sedang berjalan.
2. Setelah ter-extract ke dalam salah satu folder, klik file Start.bat untuk mengaktifkan
Uniserver3_2a. Perlu diingat, apabila dalam komputer Anda telah terinstall aplikasi server
seperti Apache maupun MySQL Server, sebaiknya dinon-aktifkan terlebih dulu sebelum
menjankan program Uniform Server. Jika tidak dinon-aktifkan maka Uniform Server tidak
dapat berjalan (tidak aktif) karena Server akan “bentrok”
3. Tunggu beberapa saat, jika belum muncul halaman utamaUniform Server, klik file
redirect.html. Dan jika belum muncul juga, refresh sekali lagi.
4. Maka akan muncul menu go to main page. Klik menu tersebut untuk masuk ke halaman
utama Uniform Server 3.2a.
5. Program tersebut sudah berjalan dengan baik (aktif). Sekarang aktifkan tombol Run
MySQL Server.
6. Tunggu beberapa saat, selanjutnya akan muncul pesan bahwa SySQL Server sudah aktif.
Sekarang klik tombol Back untuk masuk ke halaman utama Uniform Server.
- Joomla adalah Contant management system (cms) Sumber terbuka yang bebas ditulis dengan bahasa pemograman php dan data base MySQL baik untuk internet maupun intranet Joomla menyertakan banyak fitur untuk meningkatkan kinerja termasuk page caching , web indexing , RSS freed , halaman untuk dicetak , web side searchingdan dukungan Internasionalisasi.
Nama Joomla berasal dari sebutan phonetic sebuah kata bahasa Swahili “Jomla”dengan arti kebersamaan atau kesatuan pilihan nama mencerminkan komitmen para pengembang dan komunitasnya saat membentuk Joomla ketika terjadi perpecahan dari Mambo di bulan Agustus 2005. Joomla dibangun sebagai fork dari mambo dengan rilis perdana Joomla 1.0.0 pada tanggal 16 september 2005 mengembangkan versi dari mambo. Menurut roadmap Joomla 2.0 code base akan ditulis ulang sekelompok dibangun mengadopsi GNU General Publik Licence
Untuk membuat suatu Informasi Electronik yang mulai berkembang saat ini diperlukan suatu CMS Content Management system / server php yang digunakan untuk pembuatan/desain grafis, dan juga memiliki penulis yang kreatif untuk mengisi halaman-halaman web site dengan Mambo ataupun Joomla, tidak menjadi masalah karena seluruh tool memiliki fungsi yang sama. Meskipun program ini menggunakan bahasa php, bukan berarti harus paham seluruhnya tentang kode php. Bagi mereka tidak memahami kode HTML, Javascript, ASP, CGI, , maupun php tidak perlu takut untuk mempelajarinya karena meskipun tidak tahu tentang kode-kode tersebut, orang bisa membuat sebuah web secara cepat dengan beberapa fitur yang sangat kompleks yang dihubungkan dengan dalam suatu jaringan local atau luas (internet).
CMS adalah software computer yang memfasilisasikan pembuatan documen atau contant secara gotong royong dan kolaboratif , CMS acap kali di artikan sebagai Aplikasi Web untuk mengelola web site dan contant web , sementara untuk mengedit dan membuat artikel disertakan software khusus client , ia juga dapat digunakan untuk menyimpan documen perusahaan terutama seperti operators manuals , tecnical manuals , sales guides dan sebagainya, solusi cms banyak tersedia dalam bentuk open source yang bebas pungli dengan teknik yang lebih luas portal system wiki system bared group ware.
*sejarah perkembangan tutorial joomla*
Pada era globalisasi saat ini, kemudahan untuk mendapatkan informasi menjadi prioritas utama bagi semua orang. Internet merupakan salah satu sumber informasi yang sudah populer di kalangan masyarakat luas dan dapat memberikan informasi yang up to date. Di lain pihak, Informasi merupakan faktor penting dalam kehidupan .Informasi merupakan hal penting bagi pihak-pihak yang berwewenang memberikan dan membuat informasi, Dengan adanya web yang memberikan informasi yang ada di lingkungan Fakultas ini diharapkan dapat membantu bagi pihak Kampus,Fakultas dan Mahasiswa
Penyediaan informasi berbasis web ini di implementasikan menggunakan Aplikasi JOOMLA dan untuk mendeskripsikan data menggunakan PHP sebagai bahasa pemprogramannya.Sedangkan untuk merepresentasikan datanya digunakan CSS (Cascading Style Sheets). Database yang digunakan adalah MySQL. XML akan diolah dalam PHP berdasarkan data yang diambil dari MySQL sehingga dihasilkan dokumen XML. Pendeskripsian datanya cukup sekali saja, tetapi dapat digunakan untuk bermacam model presentasi data.
Hasil akhir yang diperoleh adalah sebuah sistem yang dapat melakukan proses pencarian data berdasarkan beberapa kategori kata. Dapat menampilkan data dalam format XML dengan tampilan data CSS dengan beberapa pilihan template.
Kita mungkin pernah bertanya apa itu opensource seperti yang tertera di judul artikel ini. Opensource merupakan istilah dunia komputer yang berarti kode atau sumber aplikasi yang dapat diakses, dilihat dan dimodifikasi oleh umum sesuai dengan aturan yang ditentukan.
Opensource tidak selalu berarti gratis. Ada kala Anda perlu membayar untuk dapat tetap menggunakan aplikasi opensource jika Anda telah mencapai suatu titik yang telah disetujui dalam aturan yang telah ditentukan.Seperti halnya dengan Aplikasi Joomla yang opensource yang mudah digunakan dan di modifikasi. Untuk menggunakan Joomla Anda tidak perlu membayar sepeser pun. Joomla gratis!,Saya memilih Joomla karena sangat mudah digunakan.Dengan joomla saya bisa membuat website yang sangat bagus dan menarik tampilanya,tinggal kita sendiri mau di apakan opensource ini ?
Joomla yang dibahas di sini merupakan salah satu aplikasi opensource CMS berbasis web yang paling mudah digunakan. Dengan menggunakan Joomla kita bisa membuat web site yang berbasis isi seperti detik.com dan kompas.com. Beberapa tahun lalu, proses pembuatan website masih menjadi sebuah proses yang sangat rumit.Mengapa? Karena untuk membuat suatu website,kita diharuskan menguasai bahasa pemograman HTML,PHP. Dengan bahasa HTML pun, kita hanya dapat membuat website dengan tampilan yang statis. Seiring dengan berjalannya waktu, muncullah suatu sistem yang dinamakan CMS (Content Management System). Dengan CMS Anda dapat membuat suatu website dengan mudah karena cara kerjanya yang begitu sederhana (WYSISYG/What You See Is What You Get). CMS terbagi menjadi dua jenis, yaitu CMS open source dan CMS commercial. CMS Joomla yang merupakan salah satu jenis CMS open source, bisa didapatkan secara gratis. CMS Joomla dapat kita download secara gratis di HTTP://JOOMLA.ORG. CMS Joomla dapat digunakan dengan mudah karena sifatnya yang user friendly. Selain itu, berbagai extension yang tersedia untuk Joomla dapat mengakomodasi setiap kebutuhan para penggunanya. CMS Joomla pun memiliki suatu komunitas sendiri, yaitu Joomla Community yang akan mempermudah para penggunanya di seluruh dunia untuk bertukar pikiran dan brainstorming. Berbeda dengan CMS open source, CMS commercial menuntut kita untuk menyiapkan dana yang relatif besar untuk membeli lisensi dari suatu CMS commercial tertentu. CMS commercial menyediakan tenaga ahli untuk membantu para penggunanya, sehingga para penggunanya juga harus mempersiapkan dana perawatan yang dilakukan oleh tenaga ahli tersebut. Intinya, Anda harus menyiapkan dana yang besar untuk mendapatkan kemudahan dari CMS commercial. Di akhir artikel ini, saya menyarankan untuk menggunakan CMS Joomla daripada CMS commercial lainnya. Saya menyarankan hal tersebut karena CMS Joomla mudah untuk digunakan dan mudah untuk dilakukan customisation, serta biaya yang dibutuhkan oleh CMS Joomla lebih kecil daripada yang dibutuhkan oleh CMS commercial. Selain itu, berbagai extension yang tersedia untuk Joomla dapat mengakomodasi berbagai kebutuhan para penggunanya.
Pengertian CMS (Content Management System)
CMS (Content Management System) dapat diartikan sebagai sebagai suatu sistem yang memampukan para penggunanya untuk membuat, mengatur (manage), dan melakukan beberapa perubahan terhadap suatu website, tanpa perlu mempunyai pengetahuan yang begitu mendalam mengenai persoalan teknis pembuatan website.
Jenis – Jenis CMS (Content Management System)
A. CMS Commercial
Adalah jenis CMS yang untuk mendapatkannya harus membeli lisensi CMS tersebut dari perusahaan pembuatnya. Harga lisensinya pun beraneka ragam dan sudah tersegmen untuk memenuhi kebutuhan masing-masing orang. Kemudian, CMS Commercial biasanya akan memberikan pelatihan dan dukungan teknis berkelanjutan kepada para pelanggannya. Contoh dari CMS Commercial adalah Vignette,
Broadvision, IBM Workplace Web Content Management, dan lain-lain.
B. CMS Open Source
Adalah jenis CMS yang bisa kita dapatkan secara gratis. CMS jenis ini adalah solusi bagi mereka yang ingin menggunakan CMS tapi mempunyai dana yang terbatas untuk membeli lisensi CMS Commercial. Adapun contoh-contoh dari CMS Open Source
adalah Drupal, Joomla, PostNuke, Typo3, dan lain-lain.
Dari kutipan di atas kita dapat menyimpulkan bahwa dalam memilih sebuah CMS, kita harus memilih CMS sesuai dengan kebutuhan dan kemudahan yang diberikan. Sehingga, dalam memilih sebuah CMS (baik itu commercial ataupun open source) yang harus kita pertanyakan tidak hanya “apa saja feature yang CMS tersebut tawarkan?” tapi juga yang harus kita pertanyakan adalah “apakah CMS tersebut sesuai dengan kebutuhan kita dan mampu memecahkan masalah kita?”
Apa Itu Joomla?
Joomla adalah Content Management System yang berbasiskan PHP dan MySQL dan dapat dijalankan dalam berbagai platform sistem operasi. Pada tahun 2006, Joomla memenangkan contest software Content Management System. Karena itu tidak mengherankan kalau Joomla sangat popular. Joomla dikembangkan oleh para pengembang yang dulunya ikut membangun CMS Mambo. Mereka keluar dari tim pengembang Mambo pada Agustus 2005, dan akhirnya mengeluarkan rilis pertama Joomla yaitu rilis 1.0. Rilis ini sangat mirip dengan Mambo versi 4.5.2. Joomla mempunyai banyak dukungan fitur tambahan atau extension templates atau desain yang luar biasa
banyak, dari yang gratisan sampai yang komersil. Sekarang Joomla sudah di versi 1.5. Joomla dapat digunakan untuk blog, e-learning,social network sampai e-commerce. Kelebihan Joomla yang paling utama adalah mudah digunakan atau user friendly.
Berikut perkembangan versi Joomla sampai dengan saat ini :
N0 Versi Tanggal Diluncurkan Nama Kode
1. 1.0.0 17 September 2005 Sunrise
2. 1.0.1 21 September 2005 Sunburst
3. 1.0.2 2 Oktober 2005 Sunset
4. 1.0.3 14 Oktober 2005 Sunlight
5. 1.0.4 21 Nopember 2005 Sundial
6. 1.0.5 24 Desember 2005 Sunspot
7. 1.0.6 15 Januari 2006, 16:00 Sunscreen
8. 1.0.7 15 Januari 2006, 21:00 Sunburst
9. 1.0.8 26 Februari 2006 Sunshade
10. 1.0.9 5 Juni 2006 Sunshine
11. 1.0.10 26 Juni 2006 Sundown
12. 1.0.11 29 Agustus 2006 Sunbow
13. 1.0.12 25 Desember 2006 Sunfire
14. 1.0.13 2007 Sunglow
15. 1.0.14 2008
16. 1.0.15 2008
17. 1.5 Stable 22 Januari 2008 Stable
Persyaratan Untuk Bekerja dengan Joomla:
- Sisi Teknis
Dari sisi teknis, Joomla tidak mensyaratkan terlalu banyak persyaratan. Untuk mengkondisikan ”lingkungan” Joomla dalam sebuah komputer, Anda hanya perlu untuk menyiapkan :
• WebServer Apache (minimal versi 1.13)
Sebenarnya Anda dapat juga menggunakan web server IIS, tetapi karena web server Apache yang digunakan pada saat proses
pengembangan Joomla, maka Apache lah yang direkomendasikan untuk digunakan sebagai web server untuk Joomla. Minimal versi
yang harus digunakan adalah Apache 1.13. Akan tetapi, lebih baik bila menggunakan Apache yang lebih baru seperti Apache 2.2.8.
• PHP (minimal versi 4.3)
Joomla adalah program yang dibuat dengan bahasa pemograman PHP. PHP adalah bahasa scripting yang paling banyak digunakan
untuk membuat website dinamis. Sehingga, diperlukan instalasi PHP ke dalam webserver yang akan menambahkan kemampuan
web server agar bisa menerjemahkan perintah PHP. Versi PHP yang paling minimum dibutuhkan untuk menjalankan Joomla
adalah 4.3, tapi akan lebih baik bila kita menggunakan versi yang lebih baru, yaitu versi 5.2.6.
PHP (Personal Home Page tools)
Personal Home Page (PHP) merupakan script untuk pemrograman web yang bekerja disisi server. PHP petama kali ditulis oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1994. Pada tahun 1995, Rasmus membuat FI(Form Interpreter) ,yaitu tool untuk memasukkan query SQL secara mudah ke dalam halaman web.
Dengan menggunakan PHP, maka maintenance suatu situs web menjadi lebih mudah. Proses update data dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi yang dibuat dengan menggunakan script PHP. PHP secara mendasar dapat mengerjakan semua yang dapat dikerjakan program CGI, seperti mendapatkan data dari form, menghasilkan isi halaman web yang dinamik dan menerima cookies.
• MySQL (minimal versi 3.23)
MySQL
MySQL adalah salah satu jenis database server yang sudah sangat terkenal. MySQL termasuk jenis RDBMS (Relational Database Management System). MySQL mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan yang lainnya misalnya PostgreSQL, Microsoft SQL Server, dan Oracle. Kelebihan MySQL adalah pada kecepatan akses, biaya, konfigurasi, tersedia source code karena MySQL berada di bawah Open Source License dan MySQL juga dapat digunakan di berbagai Sistem Operasi misalnya : LINUX, UNIX, Windows.
Dalam konteks database, informasi tersimpan dalam tabel-tabel yang secara logika merupakan struktur data dua dimensi yang terdiri atas baris-baris data yang berada dalam satu atau lebih kolom. Keseluruhan tabel itu dihimpun dalam satu kesatuan yang disebut database.
Data-data yang diolah pada Joomla memerlukan tempat penyimpanan dan database yang digunakan adalah MySQL. Versi
minimum dari MySQL yang dibutuhkan adalah 3.23, tapi akan lebih baik bila kita bisa menggunakan versi yang lebih baru, yaitu versi 5.1.
• Sisi SDM
Joomla tidak mensyaratkan seorang ahli komputer untuk menggunakan dan mengaplikasikan CMS Joomla. Orang awam sekalipun dapat dengan mudah belajar untuk mengaplikasikan Joomla. Ini semua dapat terjadi karena sifat Joomla yang user friendly. Akan tetapi, jika ingin memaksimalkan penggunaan CMS Joomla, maka akan sangat bermanfaat bila SDM yang menggunakan Joomla menguasai juga bahasa pemograman HTML, PHP, dan menguasai secara lebih mendetil mengenai database MySQL.
• Sisi Keuangan dan Materi
Dilihat dari sisi keuangan, Joomla tidak memerlukan banyak biaya untuk mendapatkannya, atau bahkan bisa dikatakan gratis sama sekali. Karena CMS Joomla dapat didownload secara gratis. Jadi, biaya yang diperlukan hanyalah pada saat kita harus membayar biaya untuk web hosting yang akan kita gunakan untuk meng-on line kan website kita yang sudah kita buat dengan menggunakan Joomla. Untuk perawatan (maintenance) kita juga tidak perlu membayar tenaga ahli untuk melakukan perawatan. Kita dapat mempelajari sendiri tentang bagaimana melakukan perawatan dengan CMS Joomla. Apabila sewaktu-waktu kita mendapat masalah, kita
dapat berdiskusi dan bertanya pada komunitas-komunitas pengguna Joomla. Itulah salah satu yang membedakan open source dengan
commercial.
Bab II
cara menggunakan joomla:
Cara termudah dan tercepat membuat website pribadi maupun profesional adalah dengan menggunakan Joomla. Astronot dari mana sih Joomla itu? Joomla buka astronot, Joomla adalah salah satu Content Management System (CMS) yang Open Source alias gratis. CMS itu maksudnya sebuah system yang digunakan untuk mengatur isi website agar mudah dikelola.
Di dunia ini, ada banyak sekali terdapat jenis-jenis CMS, diantaranya adalah Mambo, Drupal, Geeklog, Post-Nuke, dan masih banyak lagi jenisnya. Joomla termasuk salah satu CMS yang tebaik. Terbaik dari segi fungsi, tampilan, maupun cara pembuatannya yang mudah. Membuat website Joomla hanya butuh waktu kurang dari 10 Menit, website anda sudah jadi dan siap anda isi dengan artikel, gambar atau lainnya.
Langkah pertama
sebelum anda menginstall Joomla CMS siapkan dulu master dari cms joomla
Kedua
Setelah master joomla ada miliki exstrak file ke dalam root/public_html
Ketiga
Ini Baru Instalasi joomla yang sesungguhnya. Buka internet browser bisa mozila firefox, internet explorer, Opera atau apapun deh yang penting internet browser.
contoh ( http://domainanda.com/install ) bila menggunakan subdomain maka contohnya sebagai berikut ( http://subdomain.domainanda.com/install )
Keempat
Anggap masalah tiga sudah selesai. Lanjut yang keempat, biasanya setelah anda mengetik seperti yg di sebut URL di nomer 3 akan muncul seperti ini :
Joomla tutorial Indonesian
yang harus anda lakukan hanyalah mengikuti perintah pada penginstallan web joomla
joomla tutorial indonesia
tutorial install joomla cms
Lihat! Tidak ada tanda kuning lagi bukan. Meskipun sebenarnya tanda kuning / warning register globals on tadi tidak wajib di hilangkan alias seandainya tidak di off kan register globalsnya pun tidak masalah (hanya akan terjadi sedikit perbedaan saja pada performance dan security nya). Tapi setidaknya dengan register globals off akan selangkah lebih aman.
Setelah itu anda click next
tutorial install joomla cms
Kemudian ada page license click next
tutorial install joomla cms
Kemudian anda akan melihat page berikut
tutorial install joomla cms
I
Isikan textbox diatas dengan benar.
Hostname = nama host database tersebut (masukkan localhost)
Mysql user name = nama user database tersebut ( cara membuat user name menggunakan mySQL di dalam cpanel hosting )
Mysql password = password mysql ( cara membuat password menggunakan mySQL di dalam cpanel hosting)
Mysql database name= nama database mysql (hari)
Mysql table prefix= nama awalan dalam setiap table (har_)
Drop existing tables = menghapus table yang sudah ada sebelumnya
Backup old tables= menyalin table-table yang sudah ada sebelumnya
Install sample data = menambahkan sample data/ contoh data
Saya yakin dari keterangan diatas anda pasti mampu menyelesaikan tahap ini dengan benar. Jangan lupa jika semua textbox telah diisi click NEXT
tutorial install joomla cms
Jika muncul message box seperti gambar diatas, click tombol OK.
tutorial install joomla cms
Pada step 2 ini, silahkan masukan nama website yang anda inginkan pada text isian “Site Name” bila sudah tekan NEXT
tutorial install joomla
Pada step 3 akan anda temui sejumlah text box, diantaranya:
URL = berisi alamat host beserta subnya website tersebut
Path = berisi alamat asli file website tersebut
Your email = isikan dengan email anda
Admin password = pada text ini anda boleh menggantinya dengan kata apapun sesuka anda. bila sudah tekan NEXT
tutorial install joomla cms
Ini adalah step terakhir anda harus memperhatikan username dan password anda tadi. Jangan sampai lupa. Anda bisa melihat website anda dengan meng click “VIEW SITE” atau jika ingin langsung masuk administrator page silahkan click “ADMINISTRATION” pada pojok sebelah kanan atas.
Dan jangan lupa untuk menghapus folder installation pada file website anda atau boleh juga me rename nya/ mengganti nama foldernya saja. kini proses installasi joomla CMS telah selesai
Categories
CMS
Tags
Joomla
Comments rss
Trackback
« Tutorial Membuat Email Dan Setting POP3 Bahaya Upgrades otomatis WordPress 2.5 »
• .
Apa yang akan penulis jelaskan disini, begitu juga dengan apa yang telah penulis jelaskan pada tutorial sebelum-sebelumnya, mengenai hacking tentunya, di ibaratkan seperti pisau yang memiliki 2 sisi tajam, di satu sisi seorang admin web dapat menjaga ketat sitenya dengan aman, namun patut diketahui pula tidak ada sistem yang memiliki keamanan 100%, selalu saja ada bolong yang masih dapat di eksploitasi, tapi setidaknya dapat meminimalisir serangan yang ada, dan di sisi lain yang akan penulis terangkan nanti tentunya cenderung digunakan untuk kegiatan vandalisme/merusak oleh beberapa pihak. Ya, tidak heran jika teori tesis dan anti tesis kerapkali hadir dalam dunia perhackingan ini. Di satu sisi membangun tapi di sisi lain menghancurkan. Lantas yang harus di lakukan sekarang adalah, tetap waspada pada security risk yang ada, dan ketahuilah tamu tak diundang selalu menyempatkan waktunya untuk hadir memonitoring site anda, jika anda melakukan sedikit saja salah langkah akibatnya cukup fatal.
sepertinya intro tutorial harus dipisahkan sendiri dalam tutorial yang berbeda, jari penulis begitu asik menari-nari di atas tuts keyboard sampai-sampai lupa pada pokok pembahasan. :D.
berdasarkan artikel sebelumnya, betapa mudahnya seorang attacker mendapatkan username dan password sang administrator pada content management system seperti joomla, tapi masih terdapat satu masalah, dimana seorang attacker masih belum dapat melakukan eksploitasi lebih lanjut, dikarenakan password yang didapatkan itu masih dalam bentuk password yang terenkripsi, sehingga butuh perlakuan khusus lebih lanjut untuk mendapatkan password yang sesungguhnya. Di sinilah penulis akan mencoba menjelaskan sebuah konsep sederhana bagaimana mendapatkan suatu password asli yang terenkripsi, namun penulis hanya membatasi cracking password pada satu jenis hash saja, yaitu joomla hash password. Penjelasan yang akan penulis lakukan bukanlah mencoba
membuat algoritma dekripsi password tetapi hanyalah penggunaan metode dictionary file, dimana untuk mendapatkan password asli cukup dilakukan pencocokan password dengan kamus data yang ada sehingga menghasilkan password yang sebenarnya. :D. Namun setiap aplikasi selalu saja memiliki kekurangan, penulis tidak menafikan hal itu. Karena kesempurnaan hanyalah milik sang Pencipta. Kekurangannya adalah resource memori yang di butuhkan untuk metode seperti ini cenderung lebih besar dari ukuran biasanya.
Joomla! mengkombinasikan penggunaan PHP dan mySQL dalam pengembangannya. Karenanya untuk dapat menggunakan Joomla!, pada server yang digunakan harus sudah terinstall PHP, mySQL, dan tentu saja Web Server. Bukan hal yang sulit mencari layanan hosting di internet yang menyediakan prasyarat Joomla! tersebut karena hampir semua layanan hosting saat ini sudah menyediakan fasilitas yang support teknologi Joomla!. Tetapi bagi yang ingin menggunakan Joomla! di PC lokal (localhost) tentunya harus meng-install prasyarat Joomla! seperti sudah disebutkan yaitu PHP, mySQL, dan Web Server.
PHP, mySQL, dan Web Server adalah paket-paket software yang dibuat oleh pengembang (software developer) yang berbeda. Logikanya, pengguna Joomla! harus menginstall keseluruhan software tersebut satu per satu. Tetapi jangan kuatir karena saat ini sudah banyak tersedia paket web server yang sekaligus juga menginstall PHP dan myQL, salah satunya adalah XAMPP. XAMPP terbaru pada saat tulisan ini di-publish, sudah mencapai versi 1.6.8 (for windows), dengan Apache web server, PHP 5.2.6 dan 4.4.9, serta mySQL 5.0.67. Selain itu XAMPP juga dilengkapi phpMyAdmin 2.11.9.2 yang nantinya akan sangat berguna dalam mengelola database mySQL.
Jadi, yang harus disiapkan untuk dapat memulai menggunakan Joomla! adalah XAMPP versi 1.6.8 (direkomendasikan) yang sudah memuat PHP dan mySQL serta phpmyAdmin, paket Joomla! dan tentu saja... seperangkat PC. Sebenarnya, paket Joomla! sendiri saat ini masih terbagi ke dalam dua jenis atau untuk mudahnya kita sebut saja dua
family, yaitu Joomla! 1.0 dengan versi terbarunya yaitu 1.0.15 dan Joomla 1.5 dengan versi terbarunya saat ini yaitu 1.5.8.
Joomla! mengkombinasikan penggunaan PHP dan mySQL dalam pengembangannya. Karenanya untuk dapat menggunakan Joomla!, pada server yang digunakan harus sudah terinstall PHP, mySQL, dan tentu saja Web Server. Bukan hal yang sulit mencari layanan hosting di internet yang menyediakan prasyarat Joomla! tersebut karena hampir semua layanan hosting saat ini sudah
menyediakan fasilitas yang support teknologi Joomla!. Tetapi bagi yang ingin menggunakan Joomla! di PC lokal (localhost) tentunya harus meng-install prasyarat Joomla! seperti sudah disebutkan yaitu PHP, mySQL, dan Web Server.
PHP, mySQL, dan Web Server adalah paket-paket software yang dibuat oleh pengembang (software developer) yang berbeda. Logikanya, pengguna Joomla! harus menginstall keseluruhan software tersebut satu per satu. Tetapi jangan kuatir karena saat ini sudah banyak tersedia paket web server yang sekaligus juga menginstall PHP dan myQL, salah satunya adalah XAMPP. XAMPP terbaru pada saat tulisan ini di-publish, sudah mencapai versi 1.6.8 (for windows), dengan Apache web server, PHP 5.2.6 dan 4.4.9, serta mySQL 5.0.67. Selain itu XAMPP juga dilengkapi phpMyAdmin 2.11.9.2 yang nantinya akan sangat berguna dalam mengelola database mySQL.
Jadi, yang harus disiapkan untuk dapat memulai menggunakan Joomla! adalah XAMPP versi 1.6.8 (direkomendasikan) yang sudah memuat PHP dan mySQL serta phpmyAdmin, paket Joomla! dan tentu saja... seperangkat PC. Sebenarnya, paket Joomla! sendiri saat ini masih terbagi ke dalam dua jenis atau untuk mudahnya kita sebut saja dua family, yaitu Joomla! 1.0 dengan versi terbarunya yaitu 1.0.15 dan Joomla 1.5 dengan versi terbarunya saat ini yaitu 1.5.8.
Tulisan ini hanya akan difokuskan pada pembahasan mengenai pengelolaan Joomla! 1.5.8 di PC lokal (localhost). Adapun paket XAMPP 1.6.8 dan Joomla! 1.5.8 dapat di-download di cangkruk.com melalui menu "Downlo
Cara menggunakan beberapa template untuk web joomla, Pernahkah kita memperhatikan tampilan template sebuah web joomla? perhatikan web joomla terkadang
ada yang menggunakan beberapa template sekaligus. Jika pada home page nya menggunakan template A bisa jadi pada page-page lainnya
menggunakan template B atau C. Apakah web joomla kita bisa seperti itu? Jawabnya web joomla kita tentu saja bisa menggunakan beberapa template. Bagi yang belum tahu berikut tutorialnya yakni joomla tutorial cara menggunakan 2 atau 3 atau 4 atau 5 atau beberapa template.
Login sebagai administrator di backend joomla Jika belum terinstall template yang ingin anda tampilkan silahkan install terlebih dahulu Tentukan menu yang
ingin anda buat template-nya (jika belum ada silahkan buat terlebih dahulu) Pilih template manager pada drop down menu Extensions dan pilih template kedua
yang akan anda gunakan lalu tentukan pada halaman mana template kedua ini akan digunakan.
Bab III
Instalasi Joomla
Persiapan sebelum melakukan instalasi Joomla
1. Ekstrak file Joomla 1.0.3 ke folder C:\apachefriends\xampp\htdocs\Joomlaku.
2. Aktifkan Apache Server, PHP, dan MySQL. Jalankan aplikasi XAMPP yang telah terinstal dan tekan tombol Start pada Apache dan MySql hingga tombol Start berubah menjadi Stop. Kalau tidak bisa, coba Anda non-aktifkan IIS atau Personal Web Server Anda.
Setelah semua telah disiapkan, mari kita mulai instalasi Joomla. Ikuti langkah-langkah di bawah ini:
1. Buka web browser dan ketik http://localhost/Joomlaku. Web Anda akan menampilkan tampilan seperti di gambar ini.
2. Pastikan semua persyaratan instalasi terpenuhi dan tekan tombol Next>> untuk melanjutkan.
3. Di halaman ini akan ditampilkan perjanjian yang harus Anda patuhi jika ingin menggunakan Joomla. Tekan tombol Next>> untuk melanjutkan.
4. Masukkan konfigurasi database MySQL.
Keterangan konfigurasi database MySQL:
o Host Name, nama host name, biasa diisi dengan localhost
o MySQL User Name, username yang digunakan untuk mengakses MySQL, biasa diisi root atau username yang disediakan web hosting Anda
o MySQL Password, password yang digunakan untuk mengakses MySQL, gunakan password untuk keamanan web Anda.
o MySQL Database Name, nama database untuk Joomla.
o MySQL Table Prefix, awalan yang digunakan untuk tabel database Anda.
Bila sudah diisi semua lanjutkan dengan klik tombol Next>>. Sesaat kemudian akan muncul pesan yang meminta konfirmasi konfigurasi yang telah Anda masukkan. Bila semua sudah benar, tekan tombol OK.
5. Di halaman ini Anda diminta memberi nama web Anda. Berilah nama dan tekan tombol Next>> untuk melanjutkan.
6. Silahkan lakukan konfirmasi URL, direktori absolut, e-mail admin dan direktori chmods. Masukkan alamat e-mail dan password untuk admin anda. Tekan Next>>.
7. Selamat Anda telah berhasil melakukan instalasi Joomla Jangan lupa untuk menghapus direktori installation di direktori Joomla Anda.
Halaman Web dan Administrator
Setelah berhasil melakukan instalasi mari kita coba mengakses web Joomla.
1. Kunjungi web Joomla Anda di alamat http://localhost/joomlaku/. Jika Anda belum menghapus direktori installation di direktori Joomla Anda maka web Anda dan web administrator akan menampilkan pesan peringatan.
2. Kunjungi web Joomla Anda di alamat http://localhost/joomlaku/administrator.
3. Login dengan username ‘admin’ dan password admin Anda.
Sedikit tentang pengertian yang berhubungan dengan tutorial joomla yaitu CMS:
Apakah CMS itu?
CMS (Content Management System) adalah suatu aplikasi web, yang memungkinkan anda mengelola sebuah Blog atau websites dengan mudah, cukup dengan memasukkan informasi yang diperlukan, sedikit konfigurasi, drag & drop untuk fitur dan masukkan beberapa artikel tanpa memerlukan pengetahuan dibidang pemrograman web yang memadai, tada....jadilah sebuah blog atau websites. Walaupun kadang-kadang untuk kustomisasi tampilan dan plugin pengetahuan di bidang HTML, PHP dan database harus dikuasai.
Beberapa cms yang terkenal adalah Joomla, Wordpress, SMF, Blogger, Drupal dan lain sebagainya. Banyak websites-websites besar menggunakan CMS untuk membangun situs mereka, karena selain kemudahan pemakaian, Kebanyakan CMS berlisensi Open Source. Kelebihan aplikasi berbasis open source, selain gratis, banyak dukungan dan perbaikan keamanan, karena dikelola oleh pemakai CMS yang sama di seluruh dunia.
Joomla
Joomla adalah salah satu CMS yang terkenal dan paling banyak pemakainya, termasuk di Indonesia, joomla paling cocok digunakan mulai dari websites personal dengan beberapa fitur hingga websites komersial dengan fitur dan plugin yang beragam. Karena ramainya pengguna joomla didalam negeri, kita tidak perlu takut jika terjadi masalah atau ada pertanyaan mengenai CMS ini, cukup kunjungi situs Komunitas nya id-joomla.com, masukkan uneg-uneg anda didalam forum, maka dalam hitungan hari bahkan jam, topik atau pertanyaan anda akan mendapat respon dari pengguna lain yang lebih berpengalaman atau yang memiliki persoalan yang sama dengan anda.
Baik, untuk tidak memperpanjang mukaddimah, saya akan memulai tutorial ini dengan beberapa hal yang harus anda persiapkan sebelum memiliki sebuah web yang powerfull menggunakan joomla :
(dalam kasus ini, kita menggunakan joomla di localhost terlebih dahulu, untuk upload file websites ke webhosting akan dibahas dalam tutorial tersendiri)
1. 1 Buah laptop atau PC Minimal Pentium III dan Ram 128 MB
2. Aplikasi XAMPP, untuk membuat PC kita layaknya sebuah server.
3. File Joomla 1.5 yang dapat di download di joomla.org
III. Installasi Joomla
1. Masuk ke Folder c:/xampp/htdocs, buat folder baru dengan nama misalnya “latihan”, jadi kini lokasi folder anda berada di “c:xampp/htdocs/latihan”. Extract seluruh file instalasi joomla yang telah anda download sebelumnya di folder tersebut
2. Langkah selanjutnya, buka kembali browser anda, lalu pada addres bar masukan alamat localhost/latihan, jika instalasi anda benar, maka akan muncul halaman ini,
pilih bahasa yang anda kuasai, lalu klik next
3. Anda akan di arahkan ke Halaman Pre instalation check, halaman ini menginformasikan kepada anda bahwa system sudah mencukupi syarat untuk instalasi selanjutnya. Jika pada “display error “menunjukan tulisan merah “no” abaikan saja, karena ini tidak mempengaruhi instalasi kita, klik next, pada halaman licence, klik next lagi,
4. pada Database configuration, masukkan data berikut ini : database type : mysql, hostname : localhost, username : root, password : dikosongkan , database name : (masukkan nama database yang anda buat tadi, misalnya “latihan”) lalu klik next
5. abaikan ftp configuration, klik next, anda akan dibawa ke halaman “main configuration” masukkan informasi mengenai anda dan website yang akan anda bangun ini
contoh sitename : “latihan web budak melayu” email admin@cencalok.com password “terserahanda” (mohon diingat dengan baik) lalu klik “install
sample data” ini berguna untuk memasukkan data sample, untuk memudahkan anda mengkostumisasi situs anda nantinya, lalu klik next
6. kini websites anda telah selesai di konfigurasi dan pada halaman ini akan ada peringatan untuk menghapus folder “instalation” di directory “c:/xampp/htdocs/” jangan tutup jendela ini, buka windows explorer, arahkan ke c:/xampp/htdocs, lalu hapus folder “installation” setelah itu buka kembali browser anda, pilih menu “admin”
7. jika anda diminta memasukkan password dan username, masukkan “admin” dan password yang anda buat tadi.
8. kini anda akan diarahkan ke halaman “backend” yaitu halaman yang hanya akan dilihat oleh webadministrator untuk melakukan konfigurasi, menambah atau menghapus artikel, menambah plugin, themes, mengatur user atau anggota dan lain-lain.
Untuk melihat web anda dalam bentuk online silahkan klik menu “preview” di sudut atas, akan muncul tab baru yang mengarahkan ke halaman “frontend”, yaitu halaman yang akan dilihat pengunjung ketika mengakses web anda.
, karena anda belum membuat artikel, mengubah menu dan template, maka menu, artikel dan template bawaan joomla yang akan di tampilkan,
berikutnya adalah melakukan konfigurasi menu, artikel, template dan plugin, langkah tersebut akan lebih sulit dari instalasi awal joomla, kini jika kopi dan rokok anda sudah habis silahkan buat kembali dan ditambah beberapa doa lagi :D. Karena banyak web yang tiba –tiba tidak bisa diakses karena kesalahan kecil yang tidak kita sadari pada saat konfigurasi ini.
Demikian penjelasan tentang tutorial joomla oleh kelompok kami.
Selamat mencoba…
Selasa, 17 November 2009
Langganan:
Postingan (Atom)
